kumpulblogger

Minggu, 19 Februari 2012

Manfaat Tidur Menurut Islam



Manfaat Tidur Menurut Islam,Tidur merupakan aktifitas keseharian setiap manusia, walaupun dengan durasi yang berbeda-beda satu dengan yang lain. Dengan tidur manusia dapat rehat setelah seharian beraktifitas mencari nafkah ataupun aktifitas yang lain. Dan setelah tidur digarapkan kondisi fisik dan psikis seseorang kembali fit, sehat dan segar serta bugar.

Namun tahukah Anda bahwa tidur merupakan anugrah Allah yang tak ternilai harganya. Bagaimana jadinya kondisi fisik kita bila dalam hidup kita tidak pernah tidur. Jangankan sepanjang waktu, sehari tidak tidur saja dapat menyebabkan badan terasa meriang, masuk angin, kepala pusing, fisik lemah dan sebagainya. Tidur juga sangat berpengaruh pada kesehatan psikis kita.

Maka dari itu bersyukurlah atas anugrah Tuhan yang berupa tidur. Gunakan sebaik-baiknya. Artinya tidur hanya kita manfaatkan sebagai pengistirahatan fisik dan psikis dari kelelahan aktifitas. Jangan sampai waktu habis hanyak untuk tidur.

Orang beriman tahu bahwa tidur adalah salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya.

Allah menjadikan malam adalah sebagai waktu untuk beristirahat. Namun bagi profesi tertentu, tidak dilarang untuk tidak tidur di malam hari. Misalnya profesi sopir bus malam, tenaga medis, satpam dan sebagainya. Terkait hal ini Allah berfirman dalam QS. Al-Qashash : 73

وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوْ فِيْهِ وَلِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

"Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya."

Dan juga dalam An-Naba' : 9

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتَا

"Dan Kami jadikan tidurmu untuk istrirahat"

Demikian pentingnya masalah tidur ini, Nabi Muhamad saw juga mengatur diri dalam tidurnya. Dan aturan yang digunakan oleh Rasulullah tersebut kemudian kita jadikan acuan. Tidur Rasulullah sebagaimana tergambar dala hadits berikut ini :

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ اِذَا اَخَذَ مَضْجَعَهُ مِنَ اللَّيْلِ وَضَعَ يَدَهُ تَحْتَ خَذِّهِ ثُمَّ يَقُوْلُ اَللّهُمَّ بِاسْمِكَ اَمُوْتُ وَاَحْيَا وَاِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَحْيَانَا بَعْدَ مَا اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ. رواه البخاري

"Dari Hudzaifah ra berkata : bila Nabi SAW akan tidur pada waktu malam, maka beliau meletakkan tangannya di bawah pipinya seraya berdoa: Allaahumma bismika amuutu wa ahyaa (Ya Allah dengan nama-Mu aku mati dan hidup). Dan bila bangun, beliau berdoa: alhamdu lillaahi al-ladzii ahyaa naa ba'damaa amaatanaa wa ilaihi an-nusyuur (segala puji bagi Allah, Dzat yang mengidupkan kami sesudah mematikan kami. Dan hanya kepada-Nya lah kami dibangkitkan." (HR. Bukhari)


Tentunya akan timbul pertanyaan kenapa tidur harus miring sebelah kanan, bukan kiri? Jawaban tepatnya hanya Alloh dan rosulNya yang mengetahui. Namun demikian, marilah kita coba cerna alasan-alasannya dengan ilmu pengetahuan.
Berdasarkan tinjauan anatomis dan fisiologis manfaat tidur miring kesebelah kanan adalah sebagai berikut:


1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri


 Comfortableness, pikiran dipisahkan menjadi 2 bagian akhirnya kiri dan kanan. Area yang tepat dari pikiran adalah organ yang memasok daerah akhirnya kiri dan sebaliknya. Umumnya, umat Islam untuk menggunakan area tubuh tubuh ke kanan sebagai badan utama atau kaki dalam kegiatan seperti menyediakan, memegang dan lainnya. Dengan tidur di posisi yang tepat, maka elemen akhirnya kiri pikiran yang memasok daerah dari semua aktiftas benar akan terlindungi dari risiko yang berasal dari gerakan mengurangi saat tidur / istirahat. Masalah termasuk deposit dari menyumbat sistem, lemak, korosi asam ekstra, dan peningkatan kecepatan dari penyakit pembuluh darah, atau raut dari aliran darah. Jadi jika seseorang pada kemungkinan untuk bertindak, kemungkinan adalah bahwa belahan kanan, dengan kelumpuhan pada akhirnya kiri (bagian dominan).


2. Mengurangi beban jantung.
Lokasi di sebelah kanan tempat tidur halus memungkinkan cairan tubuh (darah) penyebaran dan kuat di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan masalah sirkulasi masuk dan keluar dari pusat berkurang. Dampak dari itu adalah detak jantung menjadi berkurang, hipertensi juga akan mengurangi. Situasi ini akan membantu kualitas tidur.


3. Mengistirahatkan lambung.

Perut manusia dirancang seperti pipa berbentuk koma dengan ujung perangkat toko ke dalam saluran perut mengalami menjelang akhir tepat. Jika tempat tidur penghalang kiri prosedur investasi berpadu (makanan yang telah dikonsumsi oleh perut dan bersama-sama dengan asam perut) akan menjadi sedikit terganggu, perlahan-lahan akan prosedur perut kliring. Keterbatasan ini pada akhirnya akan meningkatkan membangun keasaman yang akan menyebabkan hilangnya dinding perut. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan perut basa ke membalikkan prasangka karena hilangnya perut dengan dinding perut dekat pilorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.

Kehidupan sehari-hari sirkulasi ramping berpadu akan menyebabkan hasil empedu juga meningkat, ini akan menghindari perkembangan batu kandung empedu. Pankreas hasil getah bening juga akan meningkatkan dengan mirin ke posisi yang tepat


5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.

Gerakan usus selama istirahat membaik. Dengan lokasi yang tepat, maka liburan yang telah dikonsumsi makann dan dipersiapkan untuk memproses akan lebih banyak waktu, hal ini disebabkan lokasi saluran usus kecil untuk saluran usus bawah. Selamat malam lamam waktu memungkinkan prasangka konsumsi maksimum.



6. Merangsang buang air besar (BAB)

Dengan tempat tidur pindah ke kanan, isian saluran usus sigmoid (sebelum anus) akan dimuat lebih cepat, jika sudah selesai itu akan mengaktifkan aktivitas saluran usus diikuti dengan rekreasi dari jaringan otot dubur begitu sederhana untuk mengurangi Excellent.


7. Mengisitirahatkan kaki kiri
Pada individu dengan tindakan yang tepat, kenyamanan dan kemudahan untuk dapat stabilitas lokasi selama aksi cenderung menggunakan kakinya akhirnya kiri sebagai tengah berjalan. Jadi kaki kiri akhirnya biasanya lebih cenderung merasa sakit dari kanan, apalgi lokasi terkecil di mana sirkulasi kaki dipertahankan untuk kembali lebih secara bertahap. Jika Anda beristirahat di sebelah kanan, kemudian akhirnya meninggalkan kaki vena bermasalah akan menghilangkan rasa sakit sehingga lebih mudah memudar lebih cepat. Dari informasi yang tampaknya banyak sisa keuntungan diatras di daerahnya. Mudah-mudahan jenis dapat membawa keuntungan bagi individu dalam menjalankan salah satu sunnah
baca halaman selanjutnya
Film Sequel Ghost Rider 2 : Spirit Of Vengeance Terbaru 2012 Trailer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar